Sabtu, 09 Mei 2026
  • SELAMAT DATANG di Official Site SMA Negeri 1 Taman Sidoarjo Jawa Timur

Siswa SMANITA Belajar Wirausaha Budidaya Lele di Fish Booster Sedati

Hampir 400 siswa kelas X SMAN 1 Taman mengikuti kunjungan kewirausahaan ke Fish Booster, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran kokurikuler kewirausahaan yang bertujuan menumbuhkan jiwa bisnis dan kreativitas peserta didik melalui pengalaman langsung di lapangan.

Rombongan siswa berangkat menuju Sedati dengan menggunakan 33 bemo. Suasana perjalanan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Setibanya di lokasi, para siswa disambut tim Fish Booster dan langsung mendapatkan materi mengenai prospek bisnis budidaya ikan lele yang dinilai menjanjikan serta mudah dijalankan.

Kunjungan tersebut turut didampingi Kepala SMAN 1 Taman, Ibu Dewi Nurmalasari, M.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Yanto, S.Kom., tim kurikulum,  beserta ibu Kristanti beserta tim kokurikuler serta seluruh wali kelas X.

Dalam keterangannya, Dewi Nurmalasari menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang agar siswa mengenal secara lebih dekat proses usaha budidaya ikan lele dari hulu hingga hilir.

“Kami ingin siswa memahami bahwa usaha budidaya lele memiliki peluang yang sangat besar. Mereka dapat mempelajari proses pembibitan, pembuatan pakan, teknik pemeliharaan, hingga pengolahan daging lele menjadi produk yang siap dan layak jual,” ujarnya.

Selama kunjungan, siswa mendapatkan penjelasan lengkap mengenai tahapan budidaya ikan lele, mulai dari pemilihan bibit unggul, perawatan kolam, pemberian pakan, hingga strategi pemasaran produk olahan. Materi disampaikan secara interaktif oleh Fauzan, salah satu narasumber dari Fish Booster.

Menurut Fauzan, ikan lele merupakan komoditas yang mudah dibudidayakan dan memiliki nilai ekonomi tinggi karena dapat diolah menjadi beragam produk inovatif.

“Lele bisa diolah menjadi fillet, risoles, lumpia, nugget, bahkan es krim. Ini membuktikan bahwa satu komoditas sederhana dapat menghasilkan banyak produk bernilai jual tinggi,” jelasnya.

Agar suasana semakin hidup, Fauzan sesekali mengajukan pertanyaan kepada para siswa. Mereka yang berhasil menjawab dengan benar mendapatkan hadiah menarik. Momen tersebut membuat para peserta semakin bersemangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Para siswa tampak antusias menyimak setiap penjelasan. Mereka tidak hanya memperoleh wawasan baru tentang dunia usaha, tetapi juga mendapatkan inspirasi untuk mengembangkan ide bisnis kreatif berbasis potensi lokal.

Kunjungan kewirausahaan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat berwirausaha di kalangan siswa SMAN 1 Taman. Dengan melihat langsung proses produksi dan pengolahan, siswa diharapkan memahami bahwa peluang usaha dapat dimulai dari hal-hal sederhana, asalkan dikelola dengan pengetahuan, kreativitas, dan ketekunan.

Foto dan laporan tim Kokurikuler dan humas

KELUAR