Jumat, 27 Mar 2026
  • SELAMAT DATANG di Official Site SMA Negeri 1 Taman Sidoarjo Jawa Timur

Kolaborasi Guru – Siswa Smanita dalam Kukenang Sidoarjo

Komunitas Guru Penulis Sidoarjo (KGPS) kembali menorehkan jejak literasi dengan melaunching buku antologi puisi ke-14 berjudul “Kukenang Sidoarjo” pada Sabtu, 7 Februari 2026, bertempat di Cafe Limasan, sebuah kafe bernuansa kayu yang berdiri syahdu di tengah hamparan sawah. Suasana sederhana namun hangat tersebut seakan menyatu dengan ruh puisi yang diluncurkan, tenang, reflektif, dan penuh makna.

Antologi ini menjadi persembahan literasi dalam rangka Hari Jadi Kota Sidoarjo 2026, yang memotret kenangan, cinta, dan harapan terhadap Sidoarjo melalui bait-bait puisi yang lahir dari berbagai generasi. Yang istimewa, launching kali ini menghadirkan kolaborasi lintas usia. Tidak hanya diikuti oleh 14 penulis guru dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA, tetapi juga melibatkan 16 penulis siswa dari tingkat SMP dan SMA. Kolaborasi ini membuktikan bahwa dunia literasi adalah ruang belajar bersama, tempat guru dan siswa tumbuh sejajar sebagai pembelajar dan pencipta karya.

Acara ini juga semakin kaya dengan kehadiran 7 tokoh pegiat literasi dan tokoh budaya Sidoarjo, serta penulis tamu, salah seorang diantaranya Christine Wu, pegiat pendidikan yang turut menyumbangkan puisi sekaligus menjadi narasumber dalam sesi inspiratif bertema “Mengenali Potensi Diri”. Dalam paparannya,  Christine Wu menekankan bahwa menulis bukan soal bakat semata, melainkan keberanian untuk mengenali diri, jujur pada perasaan, dan konsisten berproses.

    Foto: Master Christine Wu (Motivator) dan siswa SMAN 1 Taman, Afif Azhar (XI F 1)

Dari SMAN 1 Taman Sidoarjo, hadir dua siswa penulis yang turut berkontribusi dalam antologi ini, yaitu Afif Azhar (XI F 1) dan Kharisma Kirana (XII F 10) dalam bimbingan Umi Nafisah, guru Bahasa Inggris SMAN 1 Taman sekaligus anggota aktif KGPS. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa siswa SMAN 1 Taman mampu menghasilkan karya sastra yang layak diapresiasi dan dipublikasikan. Lebih dari sekedar peluncuran buku, kegiatan ini menjadi ruang belajar hidup tentang keberanian menuangkan gagasan, tentang kolaborasi lintas generasi, dan tentang bagaimana literasi mampu menjadi jembatan antara pendidikan, budaya, dan karakter.

Foto: Umi Nafisah dan siswa SMAN 1 Taman, Kharisma Kirana (XII F 10) sedang membaca puisi

Melalui antologi “Kukenang Sidoarjo”, KGPS mengajak para siswa untuk percaya bahwa karya besar selalu berawal dari langkah kecil: membaca, menulis, dan berani mencoba. Semoga kegiatan ini menjadi pemantik semangat bagi siswa-siswa lainnya untuk mulai berkarya, menulis kisahnya sendiri, dan ikut merawat ingatan tentang daerahnya melalui kata-kata. Karena sejatinya, literasi bukan hanya tentang buku tetapi tentang menemukan diri, mengenali potensi, dan meninggalkan jejak kebaikan melalui karya.

 

 

Post Terkait

1 Komentar

Navis, Minggu, 8 Feb 2026

Semoga menginspirasi para penulis muda lainnya di SMANITA.

Balas

Tinggalkan Balasan ke Navis Batalkan balasan

KELUAR