Antusiasme murid-murid kelas X SMA Negeri 1 Taman (Smanita) terlihat memuncak saat mengikuti rangkaian kegiatan kookurikuler Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), Kamis (1/10). Mengangkat tema “Daun Untuk Kehidupan”, kegiatan ini berlangsung sesaat setelah pelaksanaan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila.
Usai barisan upacara dibubarkan, pengarahan langsung disampaikan melalui central mic untuk membagi murid kelas X ke lokasi praktik masing-masing. Terbagi dalam dua fokus utama, kelompok biopori diarahkan menuju area bawah lapangan dome, sementara kelompok pembuatan kompos berkumpul di lapangan basket dengan membawa beragam peralatan serta bahan yang telah disiapkan.
Di lokasi pembuatan biopori, murid-murid mendapuk bimbingan langsung dari Pak Yupiter. Dengan berbekal bor, solder, penggaris, dan spidol yang dibawa mandiri serta wadah pail dari sekolah, para murid tampak cekatan mengolah pail dan menyiapkan titik lubang resapan.
Sementara itu, suasana tak kalah produktif terlihat di lapangan basket. Di bawah asuhan Bu Nanik Mudji, kelompok kompos mempraktikkan pembuatan biang kompos. Murid-murid memanfaatkan bahan organik seperti tempe mentah, kulit buah, air bersih, serta botol bekas air mineral untuk mengolah limbah organik menjadi bahan yang bermanfaat bagi lingkungan.
Kendati energi cukup terkuras usai mengikuti upacara bendera, semangat para murid tidak surut sedikit pun. Mereka tetap sigap dan tekun menyelesaikan setiap instruksi serta tugas kookurikuler yang diberikan oleh narasumber hingga tuntas. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian lingkungan sekaligus menguatkan karakter gotong royong para siswa Smanita sejak dini.
Komentar Terbaru