Halaman dalam SMAN 1 Taman dipenuhi suasana meriah dan semangat kewirausahaan dalam kegiatan Gelar Karya Kokurikuler bertema “Aksi Bisnis Pelajar” yang digelar pada Jumat (19/6). Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan kreativitas sekaligus mengasah kemampuan berwirausaha melalui penjualan berbagai produk makanan dan minuman hasil karya mereka sendiri.
Puluhan stand yang dikelola oleh siswa menawarkan beragam pilihan kuliner, mulai dari makanan tradisional, jajanan kekinian, hingga aneka minuman segar. Seluruh produk yang dipasarkan merupakan hasil olahan dan kreasi siswa yang dipersiapkan secara mandiri bersama tim masing-masing.
Kegiatan bazar ini tidak hanya melayani pesanan yang telah diterima sebelumnya, tetapi juga melayani pembelian secara langsung dari sesama siswa, guru, tenaga kependidikan, serta orang tua dan wali murid yang hadir ke sekolah untuk mengambil buku rapor kelas X dan XI.
Ketua Tim Kokurikuler, Ibu Kristanti Handayani, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran kokurikuler yang bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada siswa dalam mengelola sebuah usaha.
“Melalui kegiatan ini, siswa belajar mulai dari perencanaan produk, pengelolaan modal, strategi pemasaran, pelayanan konsumen, hingga penyusunan laporan hasil penjualan. Pengalaman seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini,” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan dikoordinasikan oleh Tim Kokurikuler dengan membentuk tim manajerial yang terdiri atas siswa kelas X. Tim tersebut bertugas mengatur berbagai kebutuhan teknis dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.
Sejak pagi hari, para peserta tampak sibuk melayani pembeli yang terus berdatangan. Berbagai stand dihias semenarik mungkin dengan dekorasi berwarna-warni yang menambah daya tarik bazar. Kreativitas peserta terlihat tidak hanya dari produk yang dijual, tetapi juga dari konsep promosi dan penataan stand yang mereka tampilkan.
Untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung, panitia menetapkan sejumlah aturan. Setiap stand diwajibkan memiliki pembatas area menggunakan lakban yang disediakan sekolah. Selain itu, setiap tim juga bertanggung jawab menjaga kebersihan area stand masing-masing dengan menyediakan kantong sampah secara mandiri.
Panitia juga mewajibkan seluruh peserta dan pengunjung untuk menjaga kebersihan lingkungan serta meminimalkan penggunaan plastik. Aspek kebersihan dan pengelolaan sampah menjadi salah satu indikator penilaian dalam kegiatan tersebut.
Kepala Sekolah, Ibu Dewi Nurmalasari, M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas kerja keras siswa dan panitia dalam menyelenggarakan kegiatan ini.
“Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang sangat berharga bagi siswa. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung mempraktikkan bagaimana mengelola usaha, bekerja sama dalam tim, serta melayani pelanggan dengan baik. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal bagi mereka di masa depan,” tutur Ibu Dewi.
Salah seorang siswa peserta bazar mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Kami belajar banyak hal, mulai dari menentukan menu, menghitung modal, membuat promosi, hingga melayani pembeli. Meski cukup melelahkan, pengalaman ini sangat menyenangkan karena kami bisa belajar sambil praktik langsung,” ungkap Putri siswi kelas XE8.
Kegiatan Gelar Karya Kokurikuler “Aksi Bisnis Pelajar” berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari seluruh warga sekolah maupun orang tua yang hadir. Melalui kegiatan ini, sekolah berharap dapat terus menumbuhkan karakter mandiri, kreatif, inovatif, dan berjiwa entrepreneur pada diri peserta didik.
Laporan dan foto : tim kokurikuler
Komentar Terbaru