SMAN 1 Taman (Smanita) resmi membuka kegiatan kookurikuler dengan bertajuk Gelora Budaya Lokal di Aula Grha Smanita, Rabu (23/9/2026). Kegiatan yang dibuka Waka Kurikulum, pak Yanto, S.Kom., ini dirancang untuk mengenalkan serta menanamkan rasa cinta para siswa terhadap kekayaan kearifan lokal di wilayah Sidoarjo, Surabaya, dan Mojokerto.
Acara pembukaan yang berlangsung meriah ini menghadirkan dua materi utama yang dibawakan oleh pendidik berkompeten di bidangnya.
Materi pertama berfokus pada Makanan Lokal Sidoarjo yang disampaikan oleh Bu Yanti, S.Pd. Dalam pemaparannya, beliau mengupas tuntas keunikan ragam kuliner khas Sidoarjo—mulai dari olahan kupang lontong, bandeng asap, hingga olahan petis—serta nilai sejarah dan ekonomi di balik tradisi kuliner daerah tersebut. Para siswa diajak untuk tidak hanya menikmati, tetapi juga bangga dan melestarikan warisan kuliner asli daerahnya.
Sementara itu, materi kedua mengenai Budaya Lokal dipaparkan oleh Bu Yety Anggraeni, S.Pd. Cakupan materi budaya ini memperluas wawasan siswa dengan mengulas seni, tradisi, dan nilai-nilai luhur yang membentang di wilayah Sidoarjo, Surabaya, hingga Mojokerto. Keterikatan sejarah ketiga wilayah ini menjadi sorotan utama guna membangun pemahaman sejarah kebudayaan yang utuh bagi para peserta didik.
Melalui pembukaan kookurikuler Gelora Budaya Lokal ini, pihak sekolah berharap para siswa Smanita tidak kehilangan identitas budayanya di tengah gempuran modernisasi, serta mampu menjadi generasi muda yang aktif menjaga dan mempromosikan warisan lokal.
Laporan dan foto : tim Kokurikuler
Komentar Terbaru