SMAN 1 Taman Sidoarjo (SMANITA) terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penguatan kompetensi guru dan pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar. Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Transformasi Kualitas Pembelajaran “Melalui Station Rotation dan Pemanfaatan AI”, yang digelar Rabu, 9 September 2026, di Ruang Ki Hajar Dewantara SMAN 1 Taman.
Workshop menghadirkan ibu Miftah Rahmalia Ariyati, S.Pd., M.T., Duta Teknologi Kemendikdasmen Tahun 2024, sebagai narasumber. Kehadiran narasumber yang memiliki kompetensi di bidang teknologi pendidikan tersebut diharapkan dapat memberikan wawasan sekaligus pengalaman praktis kepada para guru dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kepala SMAN 1 Taman, ibu Dewi Nurmalasari, M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah sekolah untuk mendorong peningkatan kualitas pembelajaran sekaligus mendukung peningkatan capaian sekolah dalam rapor pendidikan.
“Untuk mendongkrak nilai rapor pendidikan sekolah maka diadakanlah workshop ini dengan narasumber yang kompeten,” ujar ibu Dewi Nurmalasari.
Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada ketersediaan sarana dan prasarana, tetapi juga pada kemampuan guru dalam menghadirkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan zaman.
Melalui konsep Station Rotation, guru dikenalkan dengan pola pembelajaran yang memungkinkan peserta didik belajar melalui beberapa aktivitas atau stasiun pembelajaran secara bergantian. Pola tersebut dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih variatif, sekaligus mendorong peserta didik untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran.
Sementara itu, pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) menjadi bagian penting dalam transformasi pembelajaran. Teknologi AI dapat dimanfaatkan guru sebagai alat bantu untuk merancang pembelajaran, mengembangkan bahan ajar, menciptakan aktivitas belajar yang lebih beragam, hingga membantu memberikan pengalaman belajar yang lebih personal bagi peserta didik.
Namun, pemanfaatan AI dalam pembelajaran tetap membutuhkan peran guru sebagai pengarah dan pendamping. Teknologi bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan menjadi instrumen yang dapat memperkuat kreativitas dan efektivitas pembelajaran.
Workshop ini diharapkan tidak berhenti pada pemahaman konsep, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui penerapan di kelas. Guru diharapkan mampu mengadaptasi model Station Rotation dan pemanfaatan AI sesuai dengan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan peserta didik.
Dengan kegiatan tersebut, SMAN 1 Taman Sidoarjo menunjukkan komitmennya untuk terus melakukan transformasi pembelajaran. Penguatan kompetensi guru melalui pemanfaatan teknologi diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang semakin aktif, kreatif, inovatif, relevan, dan berpusat pada peserta didik, sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan di SMANITA.
Laporan dan foto : tim humas
Komentar Terbaru