SMAN 1 Taman ditunjuk menjadi salah satu sampel satuan pendidikan di Kabupaten Sidoarjo dalam kegiatan Evaluasi Kajian Dampak Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (7/10/2026). Kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) ini diselenggarakan oleh Direktorat Sekolah Menengah Pertama guna memperoleh gambaran komprehensif mengenai dampak MBG terhadap peserta didik dan penyelenggaraan pendidikan.
Kegiatan evaluasi dampak MBG ini dilaksanakan secara nasional pada rentang waktu 21 September hingga 3 Oktober 2026 di berbagai kabupaten/kota serta satuan pendidikan yang ditunjuk.
Dalam kunjungan monev di SMAN 1 Taman, hadir Fatur Rochman Nurcayadi bersama tim yang didampingi langsung oleh Pengawas Sekolah Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sidoarjo, Dr. Rukmini Ambarwati, M.Psi.
Proses evaluasi melibatkan berbagai pihak sebagai responden untuk mendapatkan data yang objektif dan menyeluruh, meliputi:
Kepala Sekolah – Memberikan gambaran teknis manajerial dan dampak program terhadap operasional sekolah.
Orang Tua Murid – Mengisi wawancara terkait dampak pemenuhan gizi anak dari sudut pandang keluarga.
Peserta Didik (Murid) – Membagikan pengalaman langsung terkait menu, rasa, dan dampaknya terhadap fokus belajar.
Selain wawancara dan wawancara mendalam (in-depth interview), tim penilai meninjau langsung alur pembagian dan distribusi konsumsi MBG kepada para murid di dalam kelas untuk memastikan pemenuhan standar gizi, ketepatan waktu, serta kebersihan distribusi makanan.
Melalui kegiatan evaluasi ini, diharapkan hasil kajian dapat menjadi bahan perbaikan dan penyempurnaan kebijakan Program Makan Bergizi Gratis agar memberikan dampak optimal bagi kesehatan, tingkat kehadiran, serta prestasi belajar siswa di sekolah.
Laporan dan foto: Bu Icha
Komentar Terbaru