Rabu, 15 Apr 2026
  • SELAMAT DATANG di Official Site SMA Negeri 1 Taman Sidoarjo Jawa Timur

Studi Wisata Kewirausahaan Kelas XI SMANITA di Kasongan

Siswa-siswi kelas XI SMAN 1 Taman melaksanakan kegiatan studi wisata kewirausahaan di Desa Kasongan hari Rabu, 15 April 2026, sebuah desa yang terkenal sebagai sentra kerajinan gerabah. Kegiatan ini dipusatkan di Nangsib Keramik, tempat produksi dan edukasi keramik yang telah menjadi tujuan pembelajaran berbasis praktik.

Secara historis, Desa Kasongan memiliki asal-usul nama yang unik. Nama “Kasongan” berasal dari tokoh Kiayi Song, yang kemudian diberi imbuhan “ka-an” sehingga menjadi Kasongan. Seiring waktu, desa ini berkembang menjadi pusat kerajinan gerabah yang dikenal luas hingga mancanegara.

Dalam kegiatan ini, peserta didik dibagi ke dalam beberapa lokasi. Yaitu di GOR dan Pendopo. Seluruh peserta didik mendapatkan pengarahan langsung dari pembimbing di Nangsib Keramik sebelum memulai praktik.

Materi pengarahan mencakup proses pembuatan gerabah, mulai dari pemilihan bahan, teknik pembentukan, hingga tahap finishing. Peserta didik diminta untuk memperhatikan dengan saksama karena terdapat sesi tanya jawab interaktif. Bagi siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan tepat, disediakan hadiah berupa kenang-kenangan hasil kerajinan gerabah. Dalam sesi ini, dua siswa berhasil menjawab dengan baik, yaitu Ferras Omar Fahad dari kelas XI F2 dan Keisya dari kelas XI F5.

Setelah sesi pengarahan, seluruh peserta didik mempraktikkan langsung kegiatan melukis gerabah. Melalui kegiatan ini, siswa belajar tentang ketelatenan, kreativitas, serta keterampilan dalam menghasilkan karya yang memiliki nilai estetika dan ekonomis.

Selain praktik, panitia juga memberikan apresiasi kepada karya terbaik. Penilaian dilakukan berdasarkan aspek desain, pewarnaan, dan kerapian. Dari hasil penilaian tim, juara karya terbaik diraih oleh Akmal dari kelas XI F5 dan Clarita dari kelas XI F10.

Kegiatan studi wisata kewirausahaan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik dalam dunia usaha kreatif, sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan, kreativitas, dan apresiasi terhadap produk lokal Indonesia.

Laporan mam Luluk

Foto dokumentasi mam Widhi

KELUAR