Jumat, 18 Sep 2026
  • SELAMAT DATANG di Official Site SMA Negeri 1 Taman Sidoarjo Jawa Timur

Dari Kolam ke Meja Makan, SIKAP Smanita Panen 100 Ekor Lele

Program SIKAP di SMAN 1 Taman (Smanita) kembali memanen hasil. Setelah sebelumnya berhasil memanen sayur kangkung, Jumat (18/9/2026), warga Smanita kembali menikmati hasil budidaya, kali ini berupa ikan lele.

Sebanyak 100 ekor ikan lele dipanen dari kolam yang berada di samping Laboratorium Fisika Smanita. Ikan tersebut telah dipelihara selama kurang lebih tiga bulan dan menjadi bagian dari pengembangan program SIKAP di lingkungan sekolah.

Sejak proses pemeliharaan hingga panen, kegiatan budidaya lele menjadi pengalaman nyata bagi warga sekolah. Kolam yang berada di lingkungan sekolah tidak hanya menjadi tempat pemeliharaan ikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memanfaatkan lingkungan sekolah agar lebih produktif.

Menariknya, ikan lele yang telah dipanen tidak berhenti pada kegiatan panen. Segera setelah diangkat dari kolam, hasil budidaya tersebut diolah oleh ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) Smanita untuk kemudian dinikmati bersama keluarga besar Smanita.

Kepala SMAN 1 Taman, Ibu Dewi Nurmalasari, M.Pd., mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil panen lele tersebut.

“Panen ikan lele kali ini merupakan panen tahap pertama yang umurnya sekira tiga bulan. Bersyukur bisa dinikmati bersama keluarga besar Smanita,” papar Bu Dewi.

Panen lele tahap pertama ini menjadi bukti bahwa program SIKAP tidak berhenti pada konsep, tetapi mulai memberikan hasil yang dapat dirasakan secara langsung. Sebelumnya, warga Smanita juga telah menikmati hasil panen kangkung yang dibudidayakan di lingkungan sekolah.

Kegiatan tersebut sekaligus memperkenalkan kepada warga sekolah bahwa pemanfaatan lahan dan sumber daya yang ada di lingkungan sekolah dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Budidaya ikan dan tanaman menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mengenalkan nilai-nilai kemandirian pangan.

Lebih dari sekadar mendapatkan ikan dan sayuran, SIKAP menjadi ruang belajar bersama. Ada proses merawat, menunggu, menjaga, memanen, mengolah, hingga menikmati hasil secara bersama-sama.

Ke depan, panen tahap pertama ini diharapkan menjadi pemantik untuk mengembangkan budidaya lele secara berkelanjutan. Dengan semangat “Ketika siswa libur, guru bertumbuh”, berbagai inovasi di lingkungan Smanita terus diupayakan agar sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang tumbuhnya kreativitas, kepedulian, kesehatan, dan kemandirian.

Dari kolam sederhana di samping Laboratorium Fisika, Smanita belajar bahwa sesuatu yang dirawat dengan baik akan menghasilkan manfaat yang dapat dinikmati bersama.

Laporan dan foto: tim Humas

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR